Solusi “Bingung Mau Masak Apa” Menggunakan Big Data

Pada awal-awal Ramadhan ini, istri curhat “Bingung mau masak apa…”

“Lho, kan dedek punya banyak stok resep masakan. Kok masih bingung. Lagian, apa yang dedek masak enak kok dan kakak makan semua” jawab saya




Akhirnya saya meluangkan waktu mengingat-ingat apa saja menu masakan yang biasa dimasak istri. Karna targetnya untuk Ramadhan, saya targetkan mengingat 30 menu. Daftarnya jadi begini:

1. Tom yam
2. Bistik
3. Macaroni
4. Mie goreng yi jian
5. Bandeng presto
6. Toco/Paku/Cubadak
7. Dendeng lado merah/hijau
8. Sop tulang/daging/ayam
9. Bakso pake cream chese
10. Tongkol Balado
11. Pindang cumi
12. Ayam lado hijau
13. Ikan kemamah kepapah
14. Pangek masin
15. Cumi goreng tepung
16. Empal daging/tahu/tempe
17. Sosis/kentang/tahu/tempe goreng pake cream chese
18. Ayam geprek pake cream chese
19. Pasta pake cream chese
20. Pizza pake cream chese
21. Ayam/daging/cumi kunyit pake cream chese
22. Martabak telor
23. Jamur crispy pake cream chese
24. Opor ayam/daging
25. Nasi goreng sosis
26. Mie rebus sosis pake cream chese
27. Kerang asam manis
28. Ikan sarden kecil-kecil goreng garing pake cream chese
29. Tongkol goreng tepung pake cream chese
30. Kacuik pake cream chese

Begini penjelasannya. Beberapa menu memang saya sengaja menambahkan cream chese yang saya suka untuk bercanda dengan istri. Beberapa menu mungkin hanya kami yang paham.

Setelah menerima daftar ini, istri saya agak sedikit tenang memikirkan menu selama Ramadhan.

Setelah menulis daftar ini, saya kepikiran untuk menerapkan konsep Big Data, hahahaha…

Jadi idenya, menu hari-hari akan dicatat selama setahun. Berdasarkan catatan ini dianalisa beberapa hal sebagai berikut:

  1. Menu apa yang paling sering/jarang muncul
  2. Menu apa yang muncul pada hari-hari sebelum gajian/setelah gajian
  3. Menu apa yang bertahan lebih dari 1 hari

Ultimatenya, sistem Big Data bisa memberikan saran, menu apa yang cocok pada hari/tanggal tertentu. Jika dikombinasikan dengan data harga bahan pokok dipasar, bisa dicari menu paling efektif dan efisien terhadap pengeluaran belanja bulanan berdasarkan hari-hari besar keagamaan, prakiraan cuaca, dan putusnya akses jalan Sumbar-Pekanbaru.

Ketika ide ini saya jelaskan ke istri, jawaban istri saya cuma “Jadi, mau dimasakin apa?”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *